-->

Panduan Lengkap Cara Ternak Kroto Bagi Pemula, Kamu Pasti Bisa!

Kroto merupakan campuran telur dan larva yang dihasilkan oleh semut rangrang. Semut ini dalam bahasa inggris disebut weaver ant (semut penganyam). Sebagaimana semut pada umumnya semut ini biasa hidup secara berkoloni. Di dunia dikenal ada dua jenis semut rangrang, yakni rangrang asia (Oecophylla smaragdina) yang tersebar luas dari Pakistan sampai Australia bagian utara dan rangrang afrika (Oecophylla longinoda) yang hidup dikawasan tropis di Afrika.

Bagi kamu yang ingin beternak atau membudidayakan kroto sebaiknya harus tau bahwa tidak semua jenis semut bisa di budidayakan dan menghasilkan kroto yang biasanya digunakan untuk pakan burung atau ikan. Hingga saat ini semut rangrang yang berhasil dibudidayakan adalah semut jenis Oecophylla smaragdina atau rangrang asia.

Source image: pixabay

Selain harus mengetahui apa itu kroto dan jenis semut apa yang bisa dibudidayakan, kamu juga harus tau apa saja jenis dan ciri kroto tersebut. Setiap jenis kroto memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing dan juga pastinya memiliki ciri yang berbeda. Berikut ini jenis dan ciri dari kroto.

Jenis Kroto Beserta Ciri-cirinya

1. Kroto Halus

Kroto halus merupakan semut-semut pekerja yang berukuran kecil dan besar. Biasanya kroto jenis ini kurang disukai oleh burung. Kroto jenis ini memiliki ciri antara lain Tidak tahan lama, waktu bertahan hanya sekitar seminggu, terdiri dari calon bakalan semut betina yang mandul.

2. Kroto Kasar

Kroto kasar adalah berupa semut jantan dan induk semut ratu.  Ciri dari kroto kasar antara lain tidak awet, bisa bertahan hanya sekitar seminggu, terdiri atas calon ratu semut dan juga semut pejantan.

3. Kroto Basah

Kroto jenis ini berupa larva dan telur semut rangrang yang masih baru dengan kandungan air tinggi. kroto jenis ini mudah busuk namun mengandung protein tinggi sehingga sangat digemari dan bagus untuk pakan burung peliharaan.

Setelah mengetahui jenis-jenis kroto sekarang saatnya untuk membahas tahap atau cara ternak atau pembudidayaan kroto. Untuk tahapan pembudidayaan kroto harus melakukan beberapa persiapan atau langkah-langkah berikut ini:

Cara Ternak Kroto Bagi Pemula


Persiapan Kandang

Buatlah sebuah rak bersusun 2 tingkat yang bisa terbuat dari bahan bambu, kayu atau besi. Untuk ukuran rak ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Setelah raknya jadi kemudian letakkan wadah plastik yang berisi air atau oli bekas pada tiap-tiap kaki kandang, hal ini dimaksudkan agar semut rangrang tidak kabur dari kandang.

Persiapan Media

Media yang digunakan ternak kroto ini bisa menggunakan paralon dan toples. Kamu bisa meletakkan media yang sudah disediakan ini dengan cara disusun pada rak. Untuk media paralon kamu bisa menyusunnya secara bertingkat.

Persiapan Bibit Koloni

Dalam budidaya kroto diperlukan bibit koloni semut rangrang.  Untuk medapatkan bibit koloni ini kamu bisa mencarinya di alam,  biasanya terdapat pada pohon yg lumayan tinggi dan berdaun lebat.  Usahakan dalam bibit koloni semut rangrang tersebut terdapat ratu semut,  prajurit,  semut pejantan dan semut pekerja.  Hal ini dimaksudkan agar semut dapat bertelur dengan sempurna. Jika kamu kesulitan mencari bibit koloni semut rangrang dialam bebas maka kamu bisa membelinya langsung dengan orang yang membudidayakan kroto.

Menebar Bibit Semut Rangrang

Setelah kandang,  media dan juga bibit koloni semut rangrang sudah siap maka segera letakkan bibit semut tersebut pada kandang dengan cara meletakkan koloni tersebut pada kandang dan biarkan semut masuk sendiri ke media paralon atau toples yang sudah disediakan tadi.

Pemberian Pakan

Supaya kroto dapat berkembang dan bertelur banyak maka bibit kroto harus diberi makan.  Biasanya jenis pakan untuk kroto antara lain cecak,  jangkrik,  belalang,  ulat dan jenis hewan kecil lainnya. Selain hewan-hewan kecil tersebut kamu juga bisa memberi daging ayam yang sudah direbus atau bisa juga tulangan bekas sisa kamu makan.
Semua jenis makanan tersebut berfungsi sebagai asupan protein dan lemak bagi kroto. Selain asupan prtein dan lemak,  kroto juga perlu asupan karbohidrat yang biasanya bersumber dari gula.  Untuk itu kamu bisa sediakan nektar berupa larutan gula pasir untuk kebutuhan kroto akan asupan karbohidrat.

Memanen Kroto

Telur semut rangrang mempunyai daur hidup mulai dari telur-larva hingga menjadi semut antara 15-20 hari. Untuk tahap pemanenan bisa dilakukan jika sarang semut sudah terlihat penuh dengan telur atau kroto. Namun pada awal budidaya sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang sampai populasi semut menjadi banyak.

Nah itulah sedikit informasi mengenai cara ternak kroto bagi pemula, semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan kita semua. Terima kasih atas kunjungannnya.





Labels: Tips

Thanks for reading Panduan Lengkap Cara Ternak Kroto Bagi Pemula, Kamu Pasti Bisa! . Please share this article.

Share:

0 Komentar untuk "Panduan Lengkap Cara Ternak Kroto Bagi Pemula, Kamu Pasti Bisa! "

1. Berkomentarlah sesuai topik
2. Komentar yang mengandung unsur negatif akan di hapus
3. Agar lebih cepat mendapatkan balasan follow google plus admin
4. Jangan lupa centang pada "Notify Me" agar lebih mudah mengetahui balasan komentar anda
Atas saran dan kritiknya saya mengucapkan terima kasih